Investasi Perusahaan Terafiliasi Israel di Maluku Utara Diprotes AWG
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG), Muhammad Anshorullah.(Foto. Ist)
Opini Malut– Organisasi kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) menentang izin investasi dan operasional yang diberikan pemerintah Republik Indonesia kepada perusahaan yang beroperasi di Maluku Utara dan terafiliasi dengan Israel.
Perusahaan yang dimaksud adalah PT Ormat Geothermal Indonesia yang beroperasi di Maluku Utara, serta PT Volex Indonesia yang beroperasi di Kepulauan Riau.
Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah, dalam pernyataan pers pada Kamis (19/2/2026), menyebut kebijakan tersebut bertentangan dengan prinsip dasar konstitusi dan arah politik luar negeri Indonesia yang secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
AWG menilai pemberian izin kepada dua perusahaan tersebut juga tidak sejalan dengan janji politik Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya poin yang menekankan pembangunan ekonomi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Menurut AWG, langkah tersebut dapat dimaknai sebagai sikap yang tidak konsisten, yakni menentang penjajahan Zionis Israel di satu sisi, namun di sisi lain membuka ruang operasional bagi entitas yang dinilai memiliki keterkaitan dengan Israel.
AWG menyatakan penolakan keras terhadap setiap pemberian izin operasional kepada perusahaan yang terafiliasi dengan Zionis Israel di Indonesia.
Organisasi tersebut menilai kebijakan itu berpotensi merusak konsistensi diplomasi Indonesia, melemahkan kredibilitas internasional bangsa, serta bertentangan dengan prinsip anti-penjajahan yang diamanatkan konstitusi.
Sebagai tindak lanjut, AWG mendesak pemerintah untuk segera mencabut dan membatalkan seluruh izin bagi kedua perusahaan tersebut.
Mereka juga meminta pemerintah memprioritaskan mitra investasi alternatif yang memiliki rekam jejak etis, transparan, serta tidak memiliki keterkaitan dengan konflik kemanusiaan.
- Penulis: Rd-02
- Editor: Admin2


Saat ini belum ada komentar