246 Penumpang KM Intim Teratai Selamat Dievakuasi Usai Karam di Perairan Pulau Makian
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KM Intim Teratai bertolak dari Pelabuhan Babang menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate, mengalami karam karam di perairan Pulau Makian Malut, Selasa (17/2/2026). (Foto. Basarnas).
Opinimalut – Sebanyak 246 penumpang dan awak KM Intim Teratai berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal yang melayani rute Kupal, Halmahera Selatan menuju Kota Ternate itu karam di perairan Pulau Makian, Selasa (17/2/2026).
Operasi penyelamatan dilakukan oleh tim SAR gabungan yang bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa KN SAR 237 Pandudewanata tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi para penumpang yang telah melompat ke laut untuk dibawa ke darat di Desa Sabale, Pulau Makian.
“KN SAR 237 Pandudewanata tiba di tempat karamnya kapal selanjutnya melaksanakan evakuasi terhadap para penumpang kapal yang sudah lompat ke laut untuk dibawa ke darat di Desa Sabale, Pulau Makian,” ujar Iwan di Ternate, Rabu (18/2/2026).
Selain KN SAR 237, unsur lain yang terlibat dalam operasi ini yakni Kapal Polisi KP Kie Besi, KP Wibisana, serta KNP 358 milik KSOP.
Kapal-kapal tersebut membantu proses evakuasi korban untuk dibawa ke Pelabuhan Ahmad Yani dan Pelabuhan Perikanan Bastiong.
Sekitar pukul 16.20 WIT, seluruh korban berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dalam keadaan selamat dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Sementara penumpang yang mengalami cedera langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Iwan menyebutkan, berdasarkan pendataan akhir, jumlah penumpang dan awak kapal yang dievakuasi mencapai 246 orang. Angka ini berbeda dengan data manifes awal yang mencatat 149 orang.
“Setelah dilakukan pendataan ulang oleh Tim SAR Gabungan, jumlah korban yang dievakuasi tercatat sebanyak 246 orang,” jelasnya.
Dengan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 16.40 WIT.
Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah dilakukan debriefing dan evaluasi akhir.
- Penulis: Rd-02
- Editor: Admin2


Saat ini belum ada komentar