Jalan Baru untuk Nelayan Halsel, 15 Desa Diusulkan ke Program Nasional
- calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Opinimalut – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, diusulkan masuk dalam program nasional Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Jika lolos verifikasi, setiap desa berpotensi menerima anggaran hingga puluhan miliar rupiah per tahun.
Usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Salah satu desa yang diusulkan adalah Desa Bajo di Kecamatan Kepulauan Botang Lomang.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara, Fauzi Momole, mengatakan saat ini pemerintah pusat tengah melakukan proses verifikasi terhadap potensi perikanan di 15 desa tersebut.
“Ada 15 desa, termasuk Bajo,” ujar Fauzi usai menghadiri Simposium Perikanan dan Kelautan Halmahera Selatan di Aula Kantor Bupati, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, desa yang memenuhi kriteria akan diakomodir dalam program Kampung Nelayan Merah Putih, dengan dukungan anggaran berkisar Rp22 miliar hingga Rp23 miliar per desa setiap tahun.
“Anggaran ini digunakan untuk pembangunan fasilitas seperti pabrik es, gudang penyimpanan, serta sarana pendukung nelayan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DKP Halmahera Selatan, Idris Ali, berharap seluruh desa yang diusulkan dapat lolos verifikasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
Ia menyebut, Halmahera Selatan menjadi daerah dengan jumlah desa terbanyak di Maluku Utara yang diusulkan dalam program tersebut.
“Insya Allah bisa lolos semua. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.
Idris menambahkan, program Kampung Nelayan Merah Putih memiliki standar anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp22 miliar per desa. Namun, jumlah tersebut tetap disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan di masing-masing wilayah.
“Bisa saja tidak sampai Rp20 miliar atau bahkan lebih, tergantung kebutuhan fasilitas yang diperlukan. Ini juga menjadi perhatian Bupati,” pungkasnya.
- Penulis: RO-2
- Editor: Ad-1

Saat ini belum ada komentar