Menteri Agama Buka Galatama II, Apresiasi Kerukunan Umat Beragama di Maluku Utara
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

TERNATE – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar secara resmi membuka Festival Gerakan Literasi Madrasah (Galatama) II Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 di Lapangan Ngara Lamo, Ternate, Senin (6/7). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama mengapresiasi kehidupan kerukunan umat beragama di Maluku Utara yang dinilai menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan bahwa Maluku Utara merupakan salah satu daerah yang menunjukkan praktik toleransi dan kerukunan yang baik. Menurutnya, kehidupan masyarakat yang harmonis mencerminkan kuatnya nilai-nilai kebangsaan dan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan.
“Saya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Masyarakatnya sangat toleran dan menjunjung tinggi nilai-nilai keindonesiaan. Pelayanan yang adil kepada masyarakat menjadi salah satu faktor yang menjaga kerukunan di daerah ini,” ujar Menteri Agama.
Ia menambahkan, capaian indeks kerukunan umat beragama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi berbagai daerah, termasuk Maluku Utara, dalam menjaga stabilitas sosial dan kehidupan yang harmonis.
“Tidak ada artinya kekayaan alam apabila kita tidak hidup rukun dan aman. Kebersamaan serta kejernihan hati adalah modal utama dalam membangun bangsa,” katanya.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama yang dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan madrasah dan kehidupan keagamaan di Maluku Utara.
Menurut Sarbin, madrasah telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter dan menjunjung nilai-nilai moderasi beragama.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menyampaikan aspirasi masyarakat agar status IAIN Ternate dapat ditingkatkan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sinergi dengan berbagai lembaga keagamaan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf, melaporkan bahwa Galatama II tahun ini berhasil menghimpun 3.519 karya puisi anafora yang ditulis guru dan siswa madrasah se-Maluku Utara. Capaian tersebut memperoleh pengakuan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai bagian dari gerakan literasi berbasis ekoteologi yang dikembangkan di Maluku Utara.
Festival Gerakan Literasi Madrasah (Galatama) II diharapkan semakin memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah, sekaligus menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat kebersamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Maluku Utara.
- Penulis: Admin1

Saat ini belum ada komentar