Laut Maluku Utara Diguncang Gempa M5,9
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Opinimalut – Gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Laut Maluku Utara pada Jumat (22/5/2026) pagi dimutakhirkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi Magnitudo 5,9. Meski sempat tercatat berkekuatan M6,1 pada laporan awal, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 08.05.10 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 1,18 Lintang Utara dan 126,15 Bujur Timur, tepatnya di wilayah Laut Maluku Utara, pada kedalaman 38 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG menjelaskan, perubahan parameter magnitudo dalam beberapa menit pertama setelah gempa merupakan hal yang wajar karena data awal masih bersifat sementara dan belum melalui analisis menyeluruh oleh ahli seismologi.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk Tidore dan Sofifi, serta sebagian wilayah Sulawesi Utara seperti Manado dan sekitarnya. Sejumlah warga dilaporkan sempat keluar rumah saat getaran terjadi selama beberapa detik.
BMKG mengategorikan gempa tersebut sebagai gempa dangkal hingga menengah yang dipicu aktivitas tektonik di kawasan Lempeng Laut Maluku, salah satu zona seismik aktif di Indonesia timur.
Meski demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak memenuhi parameter pembangkit tsunami sehingga masyarakat diminta tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut di wilayah Maluku Utara maupun Sulawesi Utara.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang lazim terjadi setelah gempa utama. BMKG juga meminta warga hanya mengakses informasi resmi melalui kanal terpercaya seperti situs bmkg.go.id dan akun resmi BMKG.
- Penulis: Radly Rian

Saat ini belum ada komentar