Breaking News
light_mode

Malut United dan SL Benfica Resmi Kerja Sama Kembangkan Akademi Merah Putih

Opinimalut – Malut United FC resmi menjalin kerja sama dengan klub raksasa Portugal, SL Benfica, untuk pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia melalui pembentukan Akademi Merah Putih di Kota Ternate, Maluku Utara.

CEO Malut United FC, Willem D. Nanlohy, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan pesepak bola muda, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Kesepakatan Malut United dengan Benfica untuk membangun sepak bola usia dini perlu kami sampaikan kepada publik. Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara,” kata Willem di Ternate, Rabu.

Ia menjelaskan, dalam peresmian kerja sama tersebut, dua perwakilan manajemen SL Benfica akan hadir di Stadion Kie Raha, Ternate, yakni Lourenco dos Reis Ferreira selaku Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes selaku Benfica International Technical Coordinator.

Menurut Willem, pemilihan nama Akademi Merah Putih merupakan bentuk komitmen Malut United terhadap pembinaan anak usia dini demi kemajuan sepak bola Indonesia, khususnya di kawasan timur yang masih membutuhkan perhatian lebih.

Peserta akademi ini, kata dia, merupakan anak usia 7–9 tahun dengan prioritas utama anak-anak yatim piatu di wilayah Maluku Utara, kemudian Maluku, dan Papua.

SL Benfica dipilih karena dikenal sebagai salah satu klub terbaik dunia dalam pengembangan pemain usia dini.

Kerja sama ini ditandai dengan kontrak awal selama lima tahun yang mencakup program pembinaan menyeluruh, termasuk penempatan dua pelatih asal Benfica yang akan tinggal bersama para peserta di training camp Malut United di Ternate.

Kedua pelatih tersebut juga akan terlibat langsung dalam proses seleksi peserta akademi serta memantau perkembangan anak-anak, tidak hanya dari sisi teknik sepak bola, tetapi juga kehidupan sehari-hari, termasuk pola makan dan pembentukan karakter.

“Pelatih akan memantau peserta tidak hanya di bidang sepak bola, tetapi juga perkembangan dan kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk menu makanan yang dipersiapkan khusus. Pembentukan karakter juga menjadi hal yang sangat fundamental,” ujarnya.

Willem menambahkan, Akademi Merah Putih memiliki keunggulan karena seluruh biaya pendidikan dan pelatihan ditanggung penuh atau gratis.

Selain itu, akademi ini juga memberikan penguatan pendidikan agama untuk membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

“Selain semuanya gratis, salah satu keunikan Akademi Merah Putih adalah penguatan di bidang pendidikan agama. Ibarat pesantren sepak bola, kami yakin dengan iman yang baik dan fondasi sepak bola yang kuat mereka punya kesempatan hidup yang lebih baik di kemudian hari,” jelasnya.

  • Penulis: ROm-3
  • Editor: Radly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less